Objekdari biologi adalah semua makhluk hidup, mulai dari tingkat atom, molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, sampai bioma. Pada tingkat molekul, biologi mempelajari berbagai macam struktur dan ciri molekul yang berperan dalam reaksi penyusunan dan pembongkaran. Nah di dunia ini, terdapat 7 jenis bioma. Pengelompokannya biasanya dilakukan berdasarkan jenis tumbuhan yang hidup di sana. Yuk, kita coba bahas satu per satu! 1. Bioma Hutan Hujan Tropis Hutan hujan tropis merupakan bioma dengan vegetasi flora dan fauna yang paling variatif. Bagaimanaobjek kajian yang ada pasa tingkat bioma?. Question from @Arshela1718 - Sekolah Menengah Atas - Biologi. Search. April 2019 1 12 Report. Bagaimana objek kajian yang ada pasa tingkat bioma? broo375 Kajian biologi pada tingkat biomayaitu macam-macam bioma,ciri-ciri iklim, tumbuhan dan hewan khas yang terdapat dalam bioma. 0 votes Vay Tiền Nhanh. August 18, 2020 Post a Comment Bagaimana objek kajian yang ada pada tingkat bioma? Jawab Objek kajian yang ada pada tingkat bioma meliputi kehidupan di lokasi geografis tertentu, seperti wilayah padang rumput, padang pasir, dan wilayah hutan hujan tropis. - Semoga Bermanfaat Jangan lupa komentar & sarannya Email nanangnurulhidayat Kunjungi terus OK! Setelah kegiatan pembelajaran 1 kalian dapat menjelaskan objek permasalahan Biologi pada tingkatan organisasi mahluk hidup dengan pendekatan cabang-cabang ilmu Biologi serta manfaat biologi dengan sikap teliti, tanggung jawab,mandiri dan disiplin serta bersyukur kepada Tuhan TME Materi Objek Kajian Biologi Mapel Biologi kelas 10 SMA Materi Metode Ilmiah Mapel Biologi kelas 10 SMA Soal Ruang Lingkup Biologi Mapel Biologi Kelas 10 SMA Sumber National-Geografic Ada apa dengan gambar virus di atas sehingga saat ini menbuat kalian belajar di rumah? Untuk memahaminya, kalian perlu menyimak uraian materi berikut ini! 1. Tingkat Organisasi Kehidupan Pembelajaran kita kali ini diawali dengan membahas tentang tingkat organisasi kehidupan yang diawali dari tingkatan molekul – sel – jaringan – organ dan tingkat organ – individu – populasi – komunitas – ekosistem – bioma dan biosfer. Makhluk hidup memilki karakteristik dasar, yaitu tersusun dari sel yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan, bernapas, merespons rangsang, bereproduksi, dan beradaptasi terhadap lingkungan. Baca juga - Soal Keanekaragaman Hayatia. Tingkatan Molekul Makhluk hidup membutuhkan molekul organik sebgai sumber energi untuk menjalankan proses kehidupannya. Ada 4 kelompok utama molekul yang dibutuhkan oleh makhluk hidup Karbohidrat Lemak Protein Asam nukleat. b. Tingkatan Sel Sel merupakan bagian terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Sel tersusun atas tiga bagian utama, yaitu membran sel, sitoplasma, dan inti sel. Untuk lebih memahami penjelasan di atas, coba kalian perhatikan gambar bagian-bagian sel seperti pada gambar di bawah ini. Gambar 2. Sel Hewan dan Tumbuhan Sumber c. Tingkatan Jaringan Jaringan pada hewan/manusia terdiri atas beberapa macam, diantaranya jaringan epitel, jaringan saraf, jaringan otot, jaringan ikat, jaringan rangka, dan jaringan darah. Gambar 3. Jaringan pada manusia Sumber Jaringan Tubuh. Blogger Google image Sedangkan pada tumbuhan terdiri atas beberapa macam, diantaranya jaringan epidermis, jaringan pengangkut, jaringan penguat, jaringan mesofil, jaringan parenkim, dan jaringan meristem. Gambar 4 Jaringan TumbuhanSumber Cerita d. Tingkatan Organ dan Sistem Organ Adanya berbagai jaringan yang membentuk suatu organ, memungkinkan suatu organ tersebut mempunyai kemampuan untuk melaksanakan fungsi hidup yang beraneka ragam. Contoh organ adalah jantung yang berperan untuk memompa darah, organ paru-paru untuk pertukaran oksigen dan karbon dioksida, organ telinga untuk mendengar, dan organ mata untuk melihat. Organ-organ pada tumbuhan, contohnya daun untuk pertukaran gas dan berlangsungnya fotosintesis, bunga untuk perkembangbiakan, dan akar untuk menyerap air dan garam-garam mineral. Gambar 5. Organ paru paru Manusia dan organ tumbuhan Sumber Gudang google image e. Tingkat Individu Individu dapat berupa organisme bersel tunggal uniseluler, juga bersel banyak multiseluler. Contoh organisme bersel tunggal yaitu bakteri dan protozoa. Satu sel bakteri dikatakan sebagai satu individu. Sementara itu, contoh organisme bersel banyak adalah manusia, hewan, dan tumbuhan. Seekor kelinci, satu pohon dan satu tanaman mawar dikatakan sebagai satu individu. Gambar 6 Organisme uniseluler Paramaecium Sumber Pelajaran Sekolah google image f. Tingkatan Bioma Bioma adalah wilayah yang memiliki sifat geografis dan/atau iklim yang sama yang diklasifikasikan berdasarkan vegetasi dominan dan ditandai oleh adaptasi organisme terhadap lingkungan suatu habitat tertentu. Terdapat 9 macam bioma yaitu bioma hutan hujan tropis, bioma hutan bakau, bioma hutan lumut, bioma savana, bioma padang rumput stepa, bioma padang pasir gurun, bioma hutan gugur, bioma taiga, dan bioma tundra. Antara dua bioma dipisahkan oleh ecotone berupa suatu garis pembatas atau garis pemisah yang tidak begitu jelas tetapi dicirikan dengan adanya tumbuhan dan hewan yang 7. Ragam Bioma Sumber image 2. Cabang-cabang Biologi Ahli Biologi akan mempelajari struktur, fungsi, pertumbuhan dan perkembangan, evolusi, distribusi, identifikasi, hingga taksonomi. Ilmu biologi mengalami banyak kemajuan serta berkembang dengan pesat. Sehingga banyak cabang-cabang Biologi baru yang bermunculan. Cabang-cabang Biologi akan dibagi berdasarkan objek kajiannya Agronomi Ilmu tentang budidaya tanaman Akarplogi Ilmu tentang hewan caplak Algologi Ilmu tentang Alga Anatomi ilmu tentang struktur tubuh bagian dalam dari mahluk hidup Andrologi Ilmu tentang macam hormon Bakteriologi Ilmu tentang bakteri Bioteknologi Ilmu tentang penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu meliputi proses biokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan dan kesejahterraan manusia Botani Ilmu tentang tumbuhan Ekologi Ilmu tentang hubungan timbal balik antara mahluk hidup dan lingkungan Embriologi Ilmu tentang perkembangan Biologi Entomoogi Ilmu tentang serangga Enzimologi Ilmu tentang enzim Epidemiologi Ilmu tentang penularan penyakit Evolusi Ilmu tentang perubahan struktur tubuh mahluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama Farmakologi Ilmu tentang obat-obatan Fisiologi Ilmu tentang ilmu faal Fisioterapi Ilmu tentang pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot Genetika Ilmu tentang pewarisan sifat Helmintologi Ilmu tentang seluk beluk cacing Vermes Herpetologi Ilmu tentang seluk beluk Amphibi dan Reptilia Histologi Ilmu tentang jaringan Imunologi Ilmu tentang kekebalan tubuh Klimatologi Ilmu tentang iklim Malakologi Ilmu tentang Molusca Mikrobiologi Ilmu tentang mikroorganisma Mikologi Ilmu tentang jamur Morfologi ilmu tentang bentuk dan ciri luar hewan Organologi Ilmu tentang organ Onthogeni Ilmu tentang perkembangan mahluk hidup dari zigot menjadi dewasa Ornitologi ilmu tentang burung Palentologi Ilmu tentang fosil Patologi Ilmu tentang penyakit dan pengaruhnya bagi manusia Phylogoni Ilmu tentang perkembangan mahluk hidup Protozoologi ilmu tentang protozoa Sanitasi Ilmu tentang kesehatan lingkungan Sitologi Ilmu tentang sel Taksonomi Ilmu tentang penggolongan mahluk hidup Teratologi Ilmu tentang cacat janin dalam kandungan Virologi Ilmu tentang virus Zoologi Ilmu tentang hewan 3. Manfaat Mempelajari Biologi Biologi berada di tengah-tengah kita atau sebaliknya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya Biologi sangat besar manfaatnya dalam meningkatkan kesejahteraan manusia. Biologi dapat diterapkan dalam berbagai bidang, seperti kedokteran, industri, pertanian, peternakan dan lain-lain. Bidang-bidang ilmu yang memanfaatkan Biologi antara lain sebagai berikut. a. Bidang Pertanian Dengan menerapkan ilmu botani, fisiologi, anatomi, dan genetika, petani dapat memilih dan menghasilkan jenis tumbuhan yang bersifat unggul. Melalui rekayasa genetika, produksi pangan dapat lebih meningkat. Misalnya buah tomat yang biasanya warna merah, hijau menjadi tomat warna ungu Gambar 8. Tomat Ungu hasil Rekayasa Gebetika Sumber b. Bidang Peternakan Dengan menerapkan beberapa cabang Biologi seperti zoologi, fisiologi, anatomi, embriologi, taksonomi, dan genetika, para peternak dapat menghasilkan bibit unggul dengan cara kawin suntik inseminasi dan kawin silang bastar. Contoh hewan jenis unggul adalah ayam ras, ayam broiler, sapi perah, dan sebagainya. Gambar 9 Sapi penghasil susu lebih sehatSumber c. Bidang Kedokteran Anatomi, fisiologi, mikrobiologi, dan patologi, merupakan cabang-cabang ilmu Biologi yang membantu para dokter dalam mengusahakan penyembuhan suatu penyakit. Cabang-cabang biologi tersebut dapat membantu dokter untuk melakukan berbagai macam operasi, memperbaiki atau mengganti jaringan atau organ tubuh yang rusak. Gambar 10. Proses transpalasi Kulit Sumber Media Indonesia d. Bidang Industri Berkembangnya cabang ilmu Biologi seperti zoology, botani, mikrobiologi, biokimia, taksonomi dan bioteknologi, manusia dapat memanfaatkan dan mengembangkan berbagai bagian tubuh tumbuhan dan hewan menjadi bahan baku indutri. Gambar berikut salah satu manfaat mikroorganisme dalam industri Gambar 11. Proses Pembuatan Yoghurt Sumber Materi Objek Kajian Biologi Mapel Biologi kelas 10 SMA Materi Metode Ilmiah Mapel Biologi kelas 10 SMA Soal Ruang Lingkup Biologi Mapel Biologi Kelas 10 SMA e. Bidang Perikanan Pemanfaatan biologi dalam bidang perikanan tambak antara lain dalam upaya budi daya ikan dan dalam usaha pelestarian ekosistem perairannya. Contohnya yakni dalam pembuatan tambak-tambak, karambal jala apung kajapung, maupun rumpon, terumbu karang, hutan mangrove, dan hutan bakau Gambar 12. Integrasi mangrove dan tambak udang Sumber Regional kompas Baca juga - Soal Protistaf. Bidang Kriminologi Molekul DNA dapat diisolasi dari sel, kemudian dideteksi sehingga memberikan gambaran enzim restriksi yang khas pada setiap orang. Contoh pada kasus perebutan anak di pengadilan dapat diselesaikan dengan adanya hasil tes DNA, karena anak memiliki kesamaan enzim restriksi dengan orangtuanya. Saat ini DNA banyak dimanfaatkan untuk tehnik forensic dalam mengungkap kejahatan. Gambar 13. Struktur DNA SumberIntisari C. Rangkuman Makhluk hidup memilki karakteristis dasar, yaitu tersusun dari sel, mengalami pertumbuhan dan perkembangan, bernapas, melakukan metabolisme, merespons rangsang, bereproduksi, dan beradaptasi terhadap lingkungan. Tingkatan organisasi kehidupan terdiri atas tingkatan molekul, sel, jaringan, organ dan sistem organ, individu dan bioma. Kemajuan ilmu biologi banyak mememberikan sumbangan bagi kemajuan dan kesejahteraan manusia dalam berbagai bidang yaitu Bidang pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, industri dan krimonologi. D. Penugasan Mandiri Baca juga - Soal JamurSetelah membaca uraian materi di atas, tentu kalian bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Agar lebih paham coba kerjakan tugas berikut ini! Virus Corona Covid 19 Menyerang Otak Koresponden BBC bidang medis 2 Juli 2020 Stroke, delirium, kecemasan, kebingungan, keletihan - daftarnya terus bertambah. Jika Anda berpikir Covid-19 hanyalah penyakit pernapasan, pikirkan lagi. Setiap minggu berlalu, semakin jelas bahwa virus corona dapat memicu sejumlah besar masalah neurologis, yaitu penyakit yang ditimbulkan akibat kelainan pada sistem saraf manusia. Beberapa orang yang memiliki penyakit relatif ringan menghubungi saya dan berbicara tentang dampak kognitif yang melekat akibat penyakit virus corona- terutama masalah terkait dengan ingatan, kelelahan, dan sulit fokus. Sebuah studi yang dimuat jurnal Lancet Psychiatry menemukan komplikasi otak pada 125 pasien virus corona yang sakit parah di rumah sakit di Inggris. Hampir setengahnya menderita stroke karena pembekuan darah, sementara yang lain mengalami peradangan otak, psikosis, atau gejala mirip demensia. Salah satu penulis laporan, Prof Tom Solomon dari University of Liverpool, mengatakan kepada saya, "Sudah jelas sekarang bahwa virus ini memang menyebabkan masalah di otak, padahal awalnya kami mengira itu semua tentang paru-paru. Sebagian disebabkan oleh kurangnya oksigen ke otak. Di Kanada, ilmuwan saraf Prof Adrian Owen telah meluncurkan studi online global tentang bagaimana virus mempengaruhi kognisi. Owen mengatakan "Kita sudah tahu bahwa para penyintas ICU rentan terhadap gangguan kognitif. Jadi, ketika jumlah pasien Covid-19 yang pulih terus meningkat, semakin jelas bahwa dipulangkan dari ICU bukanlah akhir bagi orang-orang ini. Ini hanya awal dari pemulihan mereka. " Sumber Baca juga - Soal PlantaeSetelah membaca artikel di atas coba kalian menjawab pertanyaan berikut ini! Jelaskan menurut pendapat kamu di tingkat organisasi mahluk hidup yang mana yang diserang virus Covid 19 ? Uraikan cabang-cabang ilmu biologi apa saja yang harus dipelajari seorang dokter untuk mengatasi penyakit tersebut? Bagaimana manfaat ilmu Biologi dalam mengatasi pendemi Virus Covid 19? E. Latihan Soal Pilihlah satu jawaban yang paling benar 1. Ruang lingkup biologi yang dalam pengkajiannya memerlukan alat bantu mikroskop, misalnya…. A. Atom dan molekul B. Organel, sel dan jaringan C. Bioma dan biosfer D. Membran Sel saja E. Organ dan sistem organ 2. Dalam usaha meningkatkan produksi pangan para peneliti telah berhasil mengembangkan bibit unggul dengan cara hibridasi. Cabang biologi yang mendasarinya adalah… A. Sitologi B. Histologi C. Taksonomi D. Genetika E. Botani 3. Kejadian berikut yang bukan merupakan objek kajian biologi adalah…. A. Pembuatan tempe dengan memanfaatkan bioteknologi konvensional B. Pengamatan air kolam dengan mikroskop dan menemukan benda bergerak C. Bangkai tikus yang membusuk setelah dibiarkan beberapa hari D. Kandungan mineral sulfur pada batuan sekitar gunung berapi E. Bintil akar pada tanaman polong-polongan 4. Objek dan kajian biologi yang diperlukan untuk mengembangkan obat penyakit flu burung SARS adalah…. A. Bakteri B. Virus C. Sanitasi D. Parasite E. Epidemiologi 5. Di suatu tempat terdapat kumpulan kelompok belalang,kelompok semut dan kelompok rumput. Kumpulan kelompok tersebut akan membentuk…. A. Ekosistem B. Komunitas C. Bioma D. Biosfer E. Lingkungan Kunci Jawaban dan Pembahasan 1. B organel sel, sel dan jaringan Mikroskop mempunyai benda untuk melihat benda-benda kecil mikroorganisme. Mikroskop cahaya dapat memperbesar benda maksimal 1000X dan dapat melihat sel, sebagian organel sel dan jaringan. Untuk emlihat keseluruhan organel sel diperlukan mikroskop electron yang bisa memperbesar maksimal hingga 2 juta kali. 2. D Genetika Hibridasi adalah perkawinan silang yang sejenis dengan harapan mengashilkan keturunan yang unggul. Persilangan antar gen bertujuan menghasilkan bibit unggul 3. D Kandungan mineral sulfur pada batuan sekitar gunung berapi Kandungan mineral sulfur terdapat pada ilmu yang mempelajari tentang batuan atau yang lebih dikenal dengan geologi 4. B Virus Penyebab penyakit SARS Severe Acute Respiratory Syndrome adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh koronavirus 5. BKomunitas adalah kumpulan sejumlah populasi yang mnempati suatu wilayah tertentu F. Penilaian Diri Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab dengan memberi tanda v pada jawaban Ya atau Tidak! Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan pengulangan pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya Ruang Lingkup dan Objek Kajian Biologi - Seperti pada Gambar dibawah, tentu kita bisa mengetahui bahwa objek kajian biologi sangat banyak dan objek itu berkaitan dengan makhluk hidup, baik pada tingkat molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, ekosistem, sampai tingkat bioma. Berikut ini objek kajian biologi ; 1. Objek Tingkat Molekul Semua makhluk hidup, termasuk kita, manusia selalu membutuhkan air untuk kelangsungan hidup. Untuk mengingat kembali pelajaran kimia, atom apakah yang menyusun air? Tentu Anda sudah mengetahui bahwa air terdiri atas dua atom, yaitu dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Jika dua buah atom atau lebih bergabung melalui reaksi kimia, maka akan terbentuk partikel yang disebut molekul. Jadi, Anda sudah mengetahui bahwa air merupakan salah satu contoh molekul. Tahukah Anda bahwa dalam tubuh makhluk hidup ada empat unsur yang mendominasinya, yaitu sekitar 99,35% dari jumlah atom, di antaranya adalah hidrogen, karbon, nitrogen, dan oksigen. Penyusun utama organisme adalah air dan senyawa-senyawa karbon. Sekitar 70% berat sel adalah air, dan apabila air dipisahkan dari sel, maka sekitar 95% berat kering sel adalah senyawa-senyawa karbon yang meliputi 4 jenis molekul organik besar dan sekitar 100 jenis molekul organik kecil, sisanya sebanyak 5% adalah senyawa-senyawa anorganik berupa garam-garam mineral. Keempat jenis molekul organik besar sering dinamakan makromolekul yang terdiri atas protein, karbohidrat, lipid, dan asam nukleat. a. Protein Tubuh kita sangat memerlukan zat protein. Protein bertindak sebagai material pembangun, yaitu pada otot, kulit, dan rambut serta bisa berfungsi sebagai pengangkut molekul kecil, misalnya hemoglobin yang mengangkut O2. Fungsi paling penting dari protein adalah sebagai katalis seluruh reaksi dalam sel enzim-enzim. b. Karbohidrat Karbohidrat sangat diperlukan dalam tubuh kita. Ibarat “bahan bakar” dalam sebuah kendaraan, itulah kegunaan dari karbohidrat, yaitu akan menghasilkan energi bagi tubuh kita. Contoh karbohidrat adalah glukosa, selulosa, amilum, dan glikogen. c. Lipid Lipid merupakan senyawa yang dapat diekstraksi dari makhluk hidup dengan pelarut organik. Lipid ini mencakup berbagai ragam senyawa, termasuk lemak. Apa fungsi lemak? Salah satu jenis lipid adalah fosfolipid yang merupakan membran sel. Ada juga jenis lipid yang merupakan hormon seperti steroid, ada pula jenis lipid yang berfungsi sebagai pigmen seperti karotenoid. d. Asam Nukleat Asam nukleat merupakan senyawa polimer untuk sintesis protein yang spesifik, yaitu menyimpan informasi genetika yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Asam ini terdiri atas RNA dan DNA. Keempat jenis makromolekul sudah dipelajari, tetapi sel organisme masih mengandung sekitar 100 jenis molekul organik yang kecil. Beberapa contohnya, antara lain ATP adenosin trifosfat yang berfungsi sebagai satuan penyimpan energi kimia, misalnya pembakaran glukosa yang disimpan dalam bentuk molekul ATP. Contoh lain adalah vitamin-vitamin. Dengan mempelajari biologi pada tingkat molekul, kita dapat mengkaji lebih mendalam tentang kehidupan ini. Pengkajian biologi tingkat molekul telah banyak menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat, contohnya pengetahuan tentang gen yang telah mengungkap beberapa misteri penyakit sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahannya. 2. Objek Tingkat Sel Coba perhatikan diri kita sendiri. Pada bagian kepala terdapat mata, hidung, telinga, mulut, dan lain-lain. Pada bagian mulut terdapat gigi dan lidah. Pada bagian dalam tubuh kita terdapat organ-organ yang tak terlihat, seperti jantung, hati, lambung, dan lain-lain. Jika kita teliti lebih lanjut, maka bagian-bagian tubuh itu terdiri atas bagian-bagian paling kecil yang disebut dengan sel. Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke 1635-1703. Ia menemukan bentuk-bentuk mikroskopis dalam gabus pada kulit pohon Quercus suber yang terlihat barisan-barisan gabus seperti sarang lebah yang disebutnya sel’. Sel merupakan satuan struktur organisme hidup atau sel merupakan satuan fungsi dalam organisme hidup. Semua sel ini berasal dari sel yang telah ada. Di antara sel-sel terdapat banyak perbedaan dalam ukuran, bentuk, dan struktur dalam. Pengkajian tentang sel hingga saat ini telah mencapai kemajuan yang sangat pesat sehingga dipelajari tersendiri dalam cabang ilmu sitologi, yang meliputi morfologi dan jenis-jenis sel, berbagai macam organel penyusun sel, misalnya nukleus, mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom, dan membran sel. Demikian juga dalam ilmu ini juga dipelajari tentang fungsi berbagai macam sel, metabolisme dalam sel, transportasi zat ke dalam dan keluar sel, maupun cara sel bereproduksi atau membelah diri. 3. Objek Tingkat Jaringan Anda telah memahami tentang sel yang merupakan satuan terkecil dari makhluk hidup. Sel-sel yang mempunyai bentuk dan fungsi sama akan membentuk suatu jaringan. Jaringan ini akan dipelajari tersendiri dalam cabang ilmu histologi. Kajian yang dipelajari meliputi berbagai macam jaringan, misalnya jaringan ikat, jaringan epitel, dan jaringan penyokong. Dipelajari pula mengenai fungsi berbagai macam jaringan tersebut, pembentukan dan perkembangan jaringan dari kultur jaringan, serta kelainan pada jaringan. Bagaimana dengan jaringan pada tumbuhan dan jaringan hewan? a. Jaringan Tumbuhan Jaringan pada tumbuhan terdiri atas jaringan epidermis, jaringan perenkim, jaringan penunjang, dan jaringan pembuluh. b. Jaringan Hewan Jaringan pada hewan hampir sama dengan jaringan pada manusia. Jaringan pada hewan meliputi jaringan otot, jaringan epitel, jaringan darah, jaringan tulang, jaringan ikat, dan sebagainya. 4. Objek Tingkat Organ Sekelompok jaringan yang mempunyai fungsi pekerjaan tertentu akan membentuk suatu organ. Cabang biologi yang mempelajari organ disebut dengan organologi. Organ apa saja yang terdapat di dalam tubuh Anda? Organ yang ada di dalam tubuh kita, antara lain mata, jantung, telinga, ginjal, paru-paru, lambung, dan lain-lain. Kajian biologi pada tingkat organ meliputi asal usul organ, perkembangannya, fungsi berbagai macam organ, komponen penyusun organ, kelainan pada organ, serta tranplantasi organ. 5. Objek Tingkat Sistem Organ Sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem gerak, sistem reproduksi, dan sistem transportasi, masing-masing sistem itu terbentuk oleh beberapa organ. Misalnya, sistem pencernaan terdiri atas organ-organ pencernaan, yaitu mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Jadi, sistem organ adalah kumpulan organ yang saling berhubungan, bekerja sama, dan berinteraksi membentuk suatu sistem untuk menangani pekerjaan tertentu. Kajian yang akan dipelajari meliputi fungsi dari berbagai sistem dalam mendukung kehidupan, penyusun sistem, cara kerja sistem, serta kelainan atau gangguan yang terjadi pada sistem tersebut. Sistem organ tumbuhan pada umumnya terdiri atas a. sistem pengangkutan yang meliputi pembuluh kayu dan pembuluh tapis; b. sistem pernapasan, terdiri atas stomata mulut daun dan pembuluh pengangkut; c. sistem reproduksi perkembangbiakan, terdiri atas putik dan benang sari pada bunga. 6. Objek Tingkat Individu Setiap manusia melakukan proses hidup dalam tubuhnya. Proses hidup ini berjalan terpisah dan berbeda dalam tiap-tiap tubuh manusia. Jadi, kita masing-masing merupakan individu. Bagaimana dengan tiap-tiap ekor sapi, tiap-tiap ikan, tiap-tiap batang pohon karet, dan sebagainya? Dapatkah Anda membedakan antara individu satu dengan yang lain? Kadang-kadang organisme yang sama berkelompok menjadi satu sehingga secara keseluruhan terlihat sebagai satu individu, tetapi tidak demikian jika diselidiki lebih lanjut. Untuk itu, perlu dipelajari lebih lanjut tentang kajian biologi yang meliputi jenis-jenis organisme, kedudukan secara taksonomis, cara memperoleh makanan, cara bereproduksi, cara bergerak, cara mempertahankan diri, dan cara beradaptasi terhadap lingkungannya. 7. Objek Tingkat Populasi Sekelompok individu sejenis yang tinggal di suatu tempat pada waktu tertentu disebut populasi’. Contoh populasi, yaitu sepuluh tanaman bunga mawar di kebun bunga; sepasang merpati atau kupu-kupu di taman bunga. Objek kajian biologi pada tingkat populasi ini meliputi perkembangan populasi, angka atau jumlah kelahiran/kematian, perpindahan atau migrasi, kompetisi atau persaingan antaranggota populasi dalam memperebutkan pasangan, makanan, atau tempat. 8. Objek Tingkat Ekosistem Cobalah Anda amati tempat-tempat yang ada di sekitar rumah atau tempat tinggal Anda, seperti sawah, sungai, ladang, kebun, halaman sekolah atau rumah, kolam, akuarium! Benda-benda apa saja yang ada di tempat tersebut? Anda tentu sudah mengetahui bahwa di tempat-tempat itu ada benda mati abiotik seperti tanah, air, udara, batu/kerikil, cahaya matahari, bahkan ada kotoran hewan. Selain itu, ada pula benda hidup biotik seperti bermacam-macam jenis tumbuhan serta bermacam-macam jenis hewan. Pada tempat tersebut kedua macam komponen akan membentuk hubungan saling ketergantungan interaksi yang menjadi unsur-unsur suatu ekosistem. Kajian biologi pada tingkat ekosistem meliputi berbagai jenis ekosistem, komponen biotik dan abiotik penyusun ekosistem, fungsi masing-masing komponen dalam ekosistem, hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya, aliran energi, rantai makanan, serta jaring-jaring makanan. 9. Objek Tingkat Bioma Apakah perbedaan antara kolam, sungai, dengan gurun, tundra, taiga, padang rumput atau hutan hujan tropis? Jika Anda berpikir bahwa gurun, tundra, memiliki wilayah yang jauh lebih luas daripada kolam, sungai, dan seterusnya, inilah yang disebut dengan bioma. Selain memiliki wilayah yang jauh lebih luas, bioma juga memiliki ciri khas, yaitu dipengaruhi adanya iklim tertentu. Objek kajian biologi pada tingkat bioma meliputi berbagai macam bioma yang ada di dunia dan dipengaruhi oleh iklim, misalnya curah hujan, kelembapan, suhu, dan angin. Demikianlah Penjelasan Ruang Lingkup dan Objek Kajian Biologi, semoga bermanfaat.

bagaimana objek kajian yang ada pada tingkat bioma